Newest Post

Tampilkan postingan dengan label IPA BAB 4. Tampilkan semua postingan

Gejala Kekurangan Mineral
VIVA.co.id – Mineral zinc atau seng merupakan satu-satunya mineral setelah besi yang paling banyak ditemukan dalam mineral di tubuh manusia. Di antara fungsi utamanya adalah menjaga kesehatan kulit, rambut, gigi, kuku, serta sistem imun.
"Seng dibutuhkan untuk aktivitas lebih dari 300 enzim tubuh, dan enzim ini membantu pelaksanaan reaksi biokimia dalam tubuh yang penting bagi sintesis protein, produksi hormon, begitu juga kesehatan menyeluruh," ujar ahli nutrisi publik Emma Derbyshire seperti dikutip Daily Mail.
Image result for gejala kekurangan mineral

Sebuah survei terhadap wanita di usia memiliki anak di 14 negara ditemukan bahwa 1 dari lima memiliki kadar seng yang rendah. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 31 persen dari penduduk global kekurangan seng. Ada beberapa gejala kekurangan seng, yang bisa dikenali seperti berikut.
1. Rambut rontok
Seng penting bagi replikasi sel yang baik dan penyerapan protein dan fungsi ini penting untuk membuat rambut tebal dan bersinar.
Sebuah penelitian di tahun 2013 dalam Annals of Dermatology pada 312 orang dengan rambut rontok diketahui semuanya memiliki konsentrasi seng yang rendah dalam darah mereka.
2. Kuku rapuh dengan bintik putih
Derbyshire mengatakan, bintik putih pada kuku, terkadang disebut dengan garis Beau, merupakan salah satu kunci tanda kekurangan seng.
Kuku Anda mungkin mengalami pertumbuhan yang lambat, rapuh, dan mudah retak juga. Ini dikarenakan kadar stabil seng dalam tubuh dibutuhkan untuk jaringan pertumbuhan dan sel di kuku. Ketika seng ini kurang, masalah kuku general bisa muncul, jika lebih buruk, bisa bermanifestasi menjadi bintik putih.
3. Gigi kusam
Menurut dokter gigi di Bow Lane Dental Group, London, seng merupakan elemen penting di dalam mulut dan secara alami ada di plak, air liur, dan enamel.
"Jika seseorang kekurangan seng mereka bisa menyadari adanya sensitivitas bau, rasa yang berubah, lapisan putih di lidah, dan kemungkinan besar menyebabkan sariawan, ditambah gusi radang," ujarnya.
4. Sariawan
Sebuah penelitian di tahun 2014 dalam The Journal of Laryngology & Otologymenemukan bahwa kadar seng yang kurang bisa meningkatkan risiko sariawan mulut dan pasien yang menunjukkan kekurangan seng dalam aliran darahnya seringkali mengalami kekambuhan sariawan.
5. Jerawat dan masalah kulit lainnya
Satu penelitian dalam jurnal dari Turkish Academy of Dermatology menyebutkan bahwa 54 persen orang yang berjerawat memiliki kadar seng yang rendah.
Selain itu, kekurangan seng juga bisa menyebabkan kulit kudis yang menunjukkan luka dan tanda yang tidak hilang atau butuh waktu lama untuk sembuh, karena seng penting untuk menyembuhkan luka.
6. Tulang lemah
Selama ini orang hanya membicarakan kalsium untuk tulang, padahal seng juga mineral penting yang dibutuhkan untuk pembentukan dan pertumbuhan tulang. Seng memiliki fungsi dalam pertumbuhan dan perkembangan sel, serta mengubah kolagen yang butuhkan untuk membentuk tulang sehat.
Anak yang menjalani vegetarian atau diet sangat ketat seringkali mengalami kekurangan mineral ini dan bisa mengalami masalah dalam perkembangan tulang mereka di masa anak-anak dan remaja.

GEJALA KEKURANGAN MINERAL

Minggu, 03 November 2019
Agar tubuh terjaga kesehatannya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya mencukupi asupan vitamin untuk tubuh.

Penting kiranya untuk mengetahui ciri-ciri tubuh yang kekurangan vitamin.

Secara umum tubuh yang kekurangan vitamin akan merasakan gejala-gejala aneh. Tubuh bisa kekurangan vitamin akibat terlalu sering konsumsi junk food atau fast food yang kurang sehat.

Ciri-Ciri (Gejala) & Akibat Tubuh Yang Kekurangan Vitamin

Ciri-ciri tubuh yang kekurangan vitamin

1. Bibir pecah-pecah dan juga di sudut mulut

Ini seperti ada celah di sudut mulut, atau bibir yang terasa pecah-pecah. Masalah sudut mulut atau bibir pecah-pecah bukan hanya karena kekurangan vitamin C (seperti yang dikira banyak orang), tetapi juga karena kekurangan vitamin B, zat besi dan zinc.

Untuk mengatasinya, secara rutin konsumsi asupan seperti jeruk, jambu batu, daging unggas, ikan salmon, ikan tuna, telur, tomat.

Konsumsi juga sayuran hijau dan kacang-kacangan, agar kebutuhan vitamin harian terpenuhi dengan baik.
Kekurangan vitamin B6 juga dapat menyebabkan ujung mulut dan bibir terasa pecah-pecah.


2. Kram otot di betis, punggung kaki, dan jari kaki

Kram otot terutama pada kaki seperti yang disebutkan diatas tentunya sangat terasa sakitnya (bisa seperti rasa tertusuk). Rasa sakit tersebut terjadi karena tubuh yang kekurangan kalsium, magnesium, dan kalium.

Untuk mengatasinya, secara rutin konsumsi makanan seperti apel, anggur, labu dan bayam.

3. Kesemutan pada kaki dan tangan

Rasa kesemutan dirasakan karena tubuh yang kekurangan vitamin B9, B6 dan B12. Sehingga disarankan untuk memakan makanan seperti bayam, kacang, telur, dan daging unggas yang kaya akan kandungan vitamin B.
4. Muncul Sariawan

Menurunnya daya tahan tubuh, yang biasanya disertai dengan kulit kering dan bersisik, mulut kering, bibir pecah, serta sariawan merupakan gejala kekurangan vitamin B2.

Untuk mencegahnya, perlu mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin B2 seperti sayur-sayuran segar, kacang kedelai, kuning telur dan susu.

5. Gangguan pada syaraf

Gangguan pada syaraf dan otot disebabkan kekurangan vitamin E. Untuk mencegahnya, konsumsi asupan yang banyak mengandung vitamin E seperti ikan, ayam, kuning telur, kecambah, ragi, minyak tumbuh-tumbuhan.

6. Mudah Nyeri Pada Tubuh

Masalah infeksi pada luka, gusi yang berdarah, rasa nyeri pada persendian bisa menjadi penyebab tubuh kekurangan vitamin C.

Untuk mengatasinya, konsumsi makanan yang kaya akan vitamin C seperti buah jeruk, jambu batu, tomat, nanas, sayur-sayuran segar dsb.

loading...

7. Tepi lidah bergerigi

Coba julurkan lidah, lalu perhatikan pada bagian tepinya bergerigi apa tidak. Jika iya, itu menandakan tubuh dalam kondisi lelah karena kurang istirahat. Untuk mengatasinya, konsumsi makanan yang kaya akan vitamin A dan vitamin B kompleks.

8. Kepala mudah berkeringat

Munculnya keringat di kepala bisa menjadi gejala tubuh kekurangan vitamin. Dr. Michael Holick, salah satu peneliti vitamin D di Mercola Foundation, menjelaskan bahwa munculnya keringat yang terlalu sering disebabkan tubuh yang kekurangan vitamin D. 

9. Otot yang mudah kram akibat tubuh kekurangan vitamin B5. Untuk mengatsinya, konsumsi makanan seperti daging, susu, sayur-sayuran, hati, kacang hijau.

10. Gigi yang mudah rusak, otot yang rentan mengalami kejang-kejang, adanya masalah pada pertumbuhan tulang, itu bisa menjadi gejala kekurangan vitamin D. Untuk mengatasinya, perlu mengonsumsi makanan kaya akan vitamin D seperti minyak ikan, susu, telur dan keju.

Konstipasi atau sembelit adalah frekuensi buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya. Jarak waktu buang air besar pada setiap orang berbeda-beda. Namun umumnya dalam satu minggu, manusia buang air besar setidaknya lebih dari 3 kali. Jika frekuensi buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu, maka seseorang disebut mengalami konstipasi. Akibatnya, tinja menjadi kering dan keras sehingga lebih sulit dikeluarkan dari anus. Stomach illness Buang air besar merupakan tahap terakhir proses pencernaan. Dalam sistem pencernaan manusia, makanan yang dikonsumsi menuju lambung, usus kecil, kemudian usus besar. Setelah air dan nutrisi yang diperlukan tubuh diserap dalam usus, sisa makanan tersebut lalu dikeluarkan melalui anus sebagai tinja. Setiap orang sesekali bisa mengalami konstipasi, namun biasanya bukan merupakan kondisi serius dan berlangsung hanya sebentar. Tingkat keparahan konstipasi pada setiap orang berbeda-beda, Pada beberapa kasus, konstipasi dapat menjadi kronis jika kondisi ini berulang hingga beberapa kali dalam waktu 3 bulan. Gangguan sembelit kronis ini dapat mengganggu kegiatan penderita setiap hari. Penyabab konstipasi bisa lebih dari satu faktor, dari pola makan dan hidup yang buruk, atau kondisi medis tertentu. Sementara pada anak-anak, selain beberapa penyebab yang telah disebutkan, kebiasaan menahan keinginan untuk buang air besar atau stres juga dapat membuat mereka mengalami sembelit. Untuk mengatasi konstipasi, langkah penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan mengubah pola makan dan gaya hidup, pemberian obat, atau prosedur operasi.

SUMBER :https://www.alodokter.com/konstipasi

// Copyright © desain //Anime-Note//Powered by Blogger // Designed by Johanes Djogan //